Review Unleash The Power Within (Hari 1)

Impian lama saya untuk mengikuti training Unleash The Power Within akhirnya terwujud. Sejak tujuh tahun lalu saya sudah membeli dan membaca buku dari Tony Robbins, dari bukunya yang berjudul Unlimited Power hingga Awaken The Giant Within.

Buku tersebut banyak mengubah hidup saya. Ilmu ilmu di dalam buku tersebut saya terapkan dalam hidup, dan saya mendapatkan hasil yang sangat luar biasa.

Sejak tanggal 31 Januari – 4 Februari kemarin, saya mengikuti Unleash The Power Within di Singapore Expo. Kali ini saya mau mereview beberapa materi yang saya pelajari, dan menjadi pencerahan buat saya.

Sejak tujuh tahun lalu saya sudah melahap buku buku dari Tony Robbins, saya pikir di awal, materi nya bakal kurang lebih sama. Ternyata ya memang betul. Tapi percaya deh, feeling baca buku dan ikut seminar itu beda banget. Saya merasa ada beberapa pemahaman, yang baru benar benar saya pahami ketika mengikuti seminar ini. Baru nancep setelahnya.

Jika suatu saat nanti ada kesempatan, saya sangat merekomedasikan seminar ini untuk diikuti.

Ini dia beberapa hal yang saya pelajari di UPW hari pertama:

Banyak orang merasa jika ia belum sukses, itu dikarenakan ia belum memiliki resource seperti misalnya uang, relasi dan lain lainnya.

Tetapi ternyata orang orang sukses itu di awal belum memiliki resource juga. Tapi mereka memiliki satu yang namanya resourcefulness (berdaya). Mungkin mereka belum memiliki modal. Tetapi yang dilakukan, bukanlah menyerah, justru ia berdaya mencari modal. Misalnya dengan mencari pinjaman atau mencari investor.

Jika misalnya ia belum memiliki partner, ia akan berdaya mencari cara untuk mendapatkan partner bisnis.

Jadi tantangannya bukan pada resource kita, tetapi resourcefulness kita.

Untuk menjadi berdaya, kita harus bisa mengontrol kondisi emosi kita. Karena berdaya adalah suatu kondisi emosi juga.

Tony Robbins menjelaskan, emosi kita ini dipengaruhi oleh tiga hal atau yang biasa disebut Emotional Triad, yaitu gerakan tubuh (fisiologi), fokus, serta kata kata yang kita gunakan.

Jika di dalam kehidupan sehari hari, gerakan tubuh kita loyo, fokus dan kata kata kita cenderung “bagaimana ya kalau saya gagal”.

Tentunya kita akan susah untuk berdaya jika gerakan, fokus dan kata kata kita seperti itu.

Maka dari itu, setiap hari gerakan tubuh, fokus, serta kata kata kita harus dalam kondisi yang penuh semangat.

Berdiri lebih tegap, fokus pada kesuksesan, menggunakan kata kata yang memberdayakan, serta membuat gambar dalam pikiran yang mendukung kita untuk sukses.

Jujur sebenarnya saya sudah belajar ilmu tersebut sebelum mengikuti seminar UPW. Namun memang beda antara membaca saja, dibandingkan dengan ikut seminar langsung, praktek langsung dengan Tony Robbins dan diajarkan langsung bagaimana menjadi berdaya dengan mengoptimalkan kondisi emosi kita.

Apalagi dalam seminar ini, untuk mempraktekkannya, tidak hanya dipraktekan di ruangan seminar saja. Di akhir hari pertama ini, kita juga diminta untuk jalan di atas bara api (firewalk).

Tujuannya bukan agar kita bisa debus atau gimana ya. Tujuannya adalah membuat keyakinan baru dalam diri bahwa “kalau api saja lewat, apalagi tantangan tantangan dalam hidup”.

Kita pun di sini juga langsung praktek bagaimana ketika di depan api kita takut, lalu kita mengubah kondisi emosi dan berjalan melewati bara api tersebut.

Sehingga kita yang belajar benar benar paham cara mengubah emosi, tidak hanya sekedar tahu saja.

Pada hari pertama ini, saya juga belajar dari Tony Robbins tentang 6 human needs atau 6 kebutuhan utama manusia. Segala perilaku kita dipengaruhi oleh kebutuhan ini, terutama kebutuhan yang utama.

Jadi, ada 6 kebutuhan Manusia:
1. Certainty (Kepastian)
2. Uncertainty (Variasi)
3. Significance (Lebih Unggul daripada orang lain)
4. Connection / Love (Hubungan dengan Orang Lain)
5. Growth (Pertumbuhan)
6. Contribution (Kontribusi)

Itu adalah kebutuhan manusia, dan setiap orang memiliki kebutuhan utama yang berbeda dibandingkan dengan orang lainnya.

Orang yang memprioritaskan signifikan, tentu akan berperilaku berbeda dengan orang yang memiliki kebutuhan utama hubungan.

Pilihan, serta keputusan yang diambil pasti berbeda setiap orang.

Jujur, saya memiliki prioritas utama certainty, dan signifikan dalam hidup.

Dan saya menyadari bahwa memiliki kebutuhan utama dua hal itu adalah sumber ketidakbahagiaan. Kenapa?

Karena dengan memiliki kebutuhan utama kepastian, saya akan mencoba mengontrol segala sesuatunya. Padahal kita dalam hidup tidak bisa mengontrol segala sesuatunya. Yang bisa kita kontrol hanyalah diri kita sendiri.

Dengan memiliki kebutuhan utama seperti itu seringkali saya menjadi over-control dan kurang bisa mendelegasikan pada orang lain. Serta menjadi kurang berani untuk mengambil keputusan atau hal hal yang berbeda. Padahal kalau kita tidak melakukan hal berbeda, bagaimana kita bisa mendapatkan hasil yang berbeda atau lebih baik.

Yang kedua, dengan memiliki signifikan menjadi prioritas kedua, saya akan cenderung berusaha membandingkan diri saya sendiri dengan orang lain terus.

Saya harus terus berusaha untuk selalu lebih dibandingkan dengan orang lain. Dan itu menjadi sumber stress, karena akan selalu ada orang lain yang lebih dibandingkan dengan diri kita.

Seperti pepatah: “Di atas langit, selalu akan ada langit.”

Lalu value apa yang harus diutamakan?

Tony Robbins mengatakan bahwa idealnya, kita ubah value diri kita, jangan menjadikan certainty atau signifikan di prioritas utama, tetapi kita ubah prioritas utama kita menjadi 3 value ini: Grow, Connection, dan Contribution.

Dengan seperti itu, setiap yang kita lakukan adalah untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik, serta memiliki hubungan dan terus berkontribusi kapada orang lain. Dengan memiliki value seperti itu, itu akan membuat kita terus berusaha untuk terus berkembang / bertumbuh menjadi lebih baik, dan semakin bermanfaat untuk orang lain / sesama.

Jadi value utama saya sekarang:
1. Grow
2. Contribution
3. Love

Wah lumayan banyak ya yang sudah kita pelajari, sudah siap untuk belajar dari review hari kedua saya?

Segera akan saya publish ya. Untuk mendapatkan notifikasi kalau ada artikel baru dari saya, melalui email, Anda bisa subscribe dengan klik di sini.

Selain mendapatkan notifikasi, Anda akan mendapatkan gratis kursus produktivitas melalui online. Subscribe sekarang juga.

Semoga bermanfaat!

Andreas Bordes
 

Hai Saya Andreas Bordes, saya adalah Trainer dan Konsultan HRD. Saya membantu perusahaan ataupun individu yang memiliki tim agar bisa memotivasi dan memberdayakan tim nya serta diri sendiri, sehingga mampu mencapai goal mereka dengan lebih mudah, karir meningkat dan mendapatkan penghasilan yang diinginkan.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: