Ketika sudah Memberikan yang Terbaik, lakukan hal ini.

Banyak orang ketika sudah memberikan yang terbaik untuk mencapai targetnya, ia terus ngotot berusaha, hingga akhirnya target nya kabur. Namun sebaliknya, pernah ga ketika Anda pasrah dengan hasil yang didapatkan, eh Anda justru berhasil mencapainya.

Inilah yang harus anda lakukan ketika Anda SUDAH berusaha keras dan memberikan yang terbaik, yaitu pasrah. Anda sudah bekerja dan berusaha, setelah itu biarkan Tuhan yang menentukan hasilnya.

Justru ketika kita sudah berusaha keras, lalu kita tetap terus ngotot memaksa, hasilnya tidak optimal. Kalau kita seperti itu, itu juga akan menjadi sumber stres. Kenapa? Karena kita mencoba mengontrol apa yang tidak bisa kita kontrol.

Jadi resep stres adalah ketika kita mencoba mengontrol apa yang tidak bisa kontrol, misalnya seperti ketika kita ingin mengontrol hasil yang diraih dan atau ingin mengontrol orang lain.

Hasil memang bisa dipengaruhi, tetapi tidak sepenuhnya di dalam kontrol kita. Apalagi ketika kita mencoba mengubah orang lain, kita bisa tambah stres, karena kita sama sekali tidak bisa mengontrol perilaku orang lain. Orang lain bukanlah robot yang bisa kita kendalikan. (Meskipun anak Anda sendiri). Satu satunya yang bisa kita kendalikan adalah diri kita sendiri, bagaimana kita berpikir dan bertindak.

Jadi, sekali lagi, setelah Anda berusaha keras dan sudah memberikan yang terbaik, Anda bisa pasrah untuk menyerahkan hasil nya pada Tuhan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Tapi ingat, Anda harus berusaha dulu, harus memberikan yang terbaik dulu, baru pasrah. Bukan belum berusaha apa apa, namun sudah pasrah duluan.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi!

Andreas Bordes
 

Hai Saya Andreas Bordes, saya adalah Trainer dan Konsultan HRD. Saya membantu perusahaan ataupun individu yang memiliki tim agar bisa memotivasi dan memberdayakan tim nya serta diri sendiri, sehingga mampu mencapai goal mereka dengan lebih mudah, karir meningkat dan mendapatkan penghasilan yang diinginkan.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: