Archive

Category Archives for "Memimpin Orang Lain"

Sebelum Memimpin Orang Lain, Miliki Kemampuan Ini

Ketika kita menginginkan naik gaji, itu berarti tanggung jawab kita semakin bertambah. Selain itu, kemampuan yang dibutuhkan ketika Anda menjadi staff lalu menjadi pimpinan, atau dari self employee, lalu menjadi entrepreneur, pun juga berbeda.

Jika sebelumnya Anda dituntut untuk memiliki kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan Anda dengan baik.

Selanjutnya Anda dituntut untuk bisa mengkoordinasi dan menyelesaikan berbagai pekerjaan dengan melalui orang lain.

Yang harus diingat adalah: Kita tidak bisa menjadi pemipin untuk orang lain, tanpa menjadi pemimpin yang baik untuk diri kita sendiri.

Ada sebuah prinsip tentang “Lingkaran Pengaruh”. Bisa diperhatikan di gambar di bawah ini, lingkaran utama adalah “control” yaitu apa yang bisa kita kontrol / pengaruhi, yaitu diri kita sendiri.
Baca Selengkapnya

2

Strategi me Motivasi Karyawan (Low Budget!)

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki seorang pimpinan adalah memotivasi tim / karyawannya. Bisa dibayangkan jika seorang karyawan tidak termotivasi, ia tidak bisa bekerja dengan optimal serta mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Yang harus dipahami, memotivasi karyawan tidak melulu soal uang. Tidak jarang, ada karayawan yang keluar perusahaan, bukan karena uang, tetapi ia merasa tidak nyaman di perusahaan. Entah misalnya karena relasi yang tidak baik dengan rekan kerja, ataupun karena merasa tidak dihargai oleh pimpinannya.

Seringkali pimpinan kurang tepat dalam memotivasi karyawan, ketika karyawan salah, ia akan tegur & permalukan di hadapan rekan kerja nya, sedangkan jika benar, tidak dipuji.

Itu kebalik ya, idealnya kalau mau kita tegur, justru jangan di hadapan banyak orang, tetapi kalau kita mau memuji, kita puji di hadapan teman temannya. Itu karyawan akan merasa dihargai dan lebih respect terhadap pimpinannya.


Baca Selengkapnya

1

Langkah Langkah melakukan Delegasi

Banyak orang tidak melakukan delegasi, karena trauma. Seperti yang saya alami dulu. Sebenarnya hal tersebut saya alami dulu ketika saya mendapat tugas kelompok, dan setiap anggota mendapat bagian kerjaannya masing masing.

Saya mengerjakan dengan sungguh sungguh, sedangkan salah satu teman saya mengerjakan asal asalan. Itu membuat saya sangat kecewa, dan memutuskan untuk mengerjakan sendiri tugas kelompok yang ada, agar hasilnya sesuai dengan yang saya harapkan.

delegasi

Namun ternyata hal tersebut memiliki dampak yang kurang positif, di mana saya sangat sibuk, stres meningkat dan tidak memiliki waktu untuk mengerjakan hal lainnya.

Parahnya, hal tersebut sempat terbawa sampai saya bekerja. Banyak hal saya kerjakan sendiri, sampai sampai saya sibuk mengerjakan hal teknis, bukan strategis.

Namun, saat ini, saya sudah memiliki tim yang membantu saya mengerjakan pekerjaan yang saya delegasikan. Saya merasa cukup berhasil dalam mendelegasikan tugas. Ini dia langkah langkah detil yang saya lakukan ketika melakukan delegasi:
Baca Selengkapnya

Bagaimana membuat Karyawan Anda Loyal

Untuk meraih hal yang dahsyat, tentunya kita membutuhkan tim, untuk mengerjakan berbagai aktivitas untuk mencapainya. Karena tenaga dan waktu kita pasti terbatas, tangan kita pun hanya dua, terbatas untuk melakukan banyak hal. Bisa kebayang kan, gimana jadinya kalau kita bangun rumah mewah sendirian, butuh waktu berapa lama? Hehehe.

Mencari orang yang tepat untuk masuk ke dalam tim kita itu susah susah gampang. Kadang dapet yang bisa diajak kerja sama, kadang tidak. Atau, Anda sudah memiliki tim yang ideal, eh malah orang Anda diambil perusahaan lain.

Kita jadi harus kembali mencari orang yang tepat. Yang tentunya membutuhkan waktu, tenaga, juga uang jika kita memasukkan iklan lowongan pekerjaan di media.

Karyawan Loyal

Maka dari itu, sebagai pemimpin, penting untuk bisa mempertahankan karyawan / tim terbaik Anda. Bagaimana caranya?
Baca Selengkapnya

1 2 3