Cara Membuat Resolusi

Banyak orang membuat resolusi, tetapi tidak ditindak lanjuti. Hingga pada akhirnya, di akhir tahun baru sadar bahwa ia memiliki resolusi. Saya pun dulu pernah mengalami hal tersebut.

Kali ini saya mau share bagaimana cara membuat resolusi, juga bagaimana membuat rencana tindakan untuk mencapainya.

Resolusi

Selain tulisan yang saya buat ini, saya juga membuat 3 buah video tentang bagaimana membuat resolusi ini. Silahkan klik di bawah ini:



==

Yuk sekarang kita mulai! Tapi sebelum kita membuat resolusi / goal, kita harus berada dalam kondisi emosi yang tepat. Yuk semua yang lagi baca, sekarang berdiri sambil tersenyum lalu stretch badannya, lalu lompat lompat 10 kali. Kalau badan udah terasa lebih segar, sekarang pejamkan mata, dan bayangkan suatu pengalaman yang dulu awalnya seperti tidak mungkin, tapi ternyata bisa juga. Dan bawa semangat itu ke masa sekarang.

Silahkan ambil kertas dan alat tulis, lalu ikuti langkah langkah di bawah ini:

1. Tuliskan semua hal yang ingin Anda capai. Jangan dibatasi, tulis saja semua. Tanyakan dalam diri, “kalau saya tidak akan gagal, saya ingin mencapai apa saja ya?”

Tuliskan dari berbagai bidang kehidupan, dari bidang kesehatan, spiritual, karir, keuangan, relasi, pengembangan diri, toys (mainan).

Tuliskan tanpa henti selama 5 menit. GO!

2. Jika sudah, tuliskan di sebelah goal Anda, kira kira berapa lama lagi Anda akan mencapainya. Bisa ditulis, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 4 tahun, atau 10 tahun. Silahkan ditulis.

3. Berikan garis bawah pada goal Anda untuk satu tahun ke depan, selanjutnya pilh 3-4 goal yang paling penting untuk diraih selama satu tahun ke depan. 3-4 goal itu yang akan Anda fokuskan di tahun depan.

4. Lalu buatlah lebih spesifik. Misalnya, daripada buat goal, saya ingin lebih kurus, lebih baik, detil: saya ingin memiliki berat badan 65 kg. Atau daripada saya ingin kaya, menjadi: saya ingin mendapatkan penghasilan 10 juta per bulan.

5. Tuliskan KAPAN Anda akan mencapai tujuan tersebut. Misal: 10 Oktober 2016. Goal tanpa deadline adalah angan angan.

6. Tuliskan 10 alasan mengapa Anda harus mencapai tujuan itu. Alasan yang sangat kuat itu sangat penting. Meskipun kita tahu cara mencapainya, tapi kalau kita tidak merasa harus mencapai tujuan itu, kita tidak akan mencapainya. Tetapi mungkin kita belum tahu caranya, tapi kalau kita memiliki alasan yang sangat kuat, mendadak kita mau untuk mencari cara dan mendapatkan caranya.

Tuliskan 10 alasan, apa nikmatnya kalau Anda mencapai goal tersebut. Juga tuliskan apa sengsaranya kalau Anda tidak mencapai goal tersebut.

Langkah langkah tadi, untuk menentukan goal Anda di tahun 2015. selanjutnya, Anda akan saya bimbing bagaimana mencapai tujuan tersebut. Silahkan jawab pertanyaan pertanyaan di bawah ini:

7. Apa hambatan yang kira kira muncul di perjalanan menuju tujuan ini?

Hal ini penting, agar Anda bisa mengantisipasi kira kira apa yang akan terjadi, dan siap mengatasinya. Hal ini terkait dengan pertanyaan selanjutnya:

8. Apa yang harus saya persiapkan untuk mencapai goal tersebut? Saya harus menjadi pribadi seperti apa? Keyakinan seperti apa yang harus kumiliki? Identitas apa yang harus kumiliki? Saya harus belajar apa? Siapa yang sudah sukses? Kapan saya akan belajar kepada Beliau?

Prinsip nya BE>DO>HAVE. Sebelum kita mencapai apa yang kita inginkan, kita harus menjadi pribadi yang pentas untuk mencapainya dahulu.

9. 3 hal apa yang akan saya lakukan selama 24 jam ke depan, untuk mewujudkan tujuan saya. Hal ini penting untuk membangun momentum. Kalau di pelajaran Fisika dijelaskan bahwa, sebuah benda yang bergerak, cenderung akan terus bergerak. Ketika Anda melakukan tindakan menuju tujuan Anda. “Susah” nya hanya di awal, setelah itu ketika terbiasa akan terasa lebih mudah.

Misalnya sebagai contoh, ketika saya mau meraih rekor MURI. 3 hal yang saya lakukan:
1. Mencari referensi rekor MURI yang belum pernah dicapai
2. Mencari kontak MURI (email maupun no HP)
3. Mengirim proposal ide pemecahan Rekor MURI.

==

Nah, pertanyaannya, kenapa kok ada orang yang berhasil mencapai resolusinya, tapi ada juga yang belum?

Dalam buku 4DX of Execution dijelaskan banyak perusahaan yang tidak meraih goalnya, karena tidak ada satu yang namanya: MONITORING. Banyak orang jarang mengevaluasi, apakah kita sudah mendekat ke tujuan kita, atau justru tindakan kita menjauhkan kita dari goal kita?

Cara monitoring pun sederhana, saya buat kalender sederhana dari kertas & spidol. Lalu saya tuliskan kira kira kapan saya mencapai target saya. Setelah itu, saya tulis per tanggal apa saja yang harus saya lakukan untuk mencapai target tersebut.

Kalau mau membuat goalnya jadi lebih kuat lagi, Anda bisa membuat public commitment, umumkan ke orang lain tentang goal kita. sehingga kita kepepet untuk mencapainya. Karena kebanyakan orang, menunggu kepepet dulu baru take action.

Semoga bermanfaat! Salam Dahsyat!

Dapatkan 6 ebook saya (GRATIS), cara nya sederhana, cukup kontak saya via WA di 085752086778 atau add pin BB saya: 7D6C49D1.

Andreas Bordes
 

Hai Saya Andreas Bordes, saya adalah Trainer dan Konsultan HRD. Saya membantu perusahaan ataupun individu yang memiliki tim agar bisa memotivasi dan memberdayakan tim nya serta diri sendiri, sehingga mampu mencapai goal mereka dengan lebih mudah, karir meningkat dan mendapatkan penghasilan yang diinginkan.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: